You are currently browsing the category archive for the 'Linux' category.
Akar permsalahan dari monitoring bandwidth ini karena di tempat kerjaq ingin liat komputer mana saja yang menghabiskan bandwith internet yang paling banyak. Apabila menggunakan squid pasti terlihat user mana saja yang akses internet sedangkan bagi user yang gateway kompuernya langsung ke Modem pasti sulit banget ngeliatnya..
Akhirnya searching deh di internet n menemukan 2 software yang cukup bagus yaitu Bandwidthd dan Etherape.
Bandwidthd dipilih karena berguna untuk melihat komputer mana saja yang menghabiskan banyak bandwidth karena nanti akan menggunakan sistem peringkat tapi memiliki kelemahan yaitu IP address yang akan di list hanya 20 komputer. Sedangkan untuk Etherape digunakan untuk melihat jalur internet dari tiap komputer.
Instalasi
Karena komputer yang saya pake memakai OS CentOS 5.2 maka download aja softwarenya disini. Untuk versi bandwidth yang aq pilih yaitu bandwidthd-2.0.1-9.el5.i386.rpm. Setelah di proses download selsesai maka lakukan instalasi:
rpm -ivh bandwidthd-2.0.1-9.el5.i386.rpm
Konfigurasi
Setelah instalasi selesai maka lakukan konfigurasi pada file /etc/bandwidthd.conf
nano /etc/bandwidthd.conf
Sesuaikan konfigurasi pada file tersebut, karena ditempat saya menggunkan subnet 192.168.0.0/24 dan ethernet yang saya pakai untuk koneksi ke internet eth0 maka file nya menjadi:
subnet 192.168.0.0/16
dev “eth0″
Karena menggunakan tampilan web maka kita buat symlink ke direktori webserver nya
ln -s /var/www/bandwidthd/htdocs/ /var/www/html/bandwidthd
Setelah selesai saatnya menjalankan service bandwidth.
/etc/init.d/bandwidthd start
Untuk mengaksesnya
http://ip_address/bandwidthd
Untuk beberapa saat tampilan graph tidak akan muncul, jadi tunggu saja sebentar.
Berikut screenshoot kompie saya

Sebenarnya da lama pingin blogging lagi tapi ga sempat…Mumpung lagi mendung n udara g lmyn dingin akhirnya nulis juga..Kang kita sering menggunakan VNC untuk remote komputer lain tapi bagaimana kalo satu komputer bisa di remote banyak user..CAranya sih dengan VNC multiple Session sehingga tiap user punya session n akses port sendiri.
Setting up the Server
Syarat utamanya, jangan lupa install vncserver dan vnc pada komputer yang akan di remote.
Kita buat user pada komputer yang akan di remote, dalam contoh ini edp0tony dan edp0tri dan nantinya kita ingin tiap user tersebut dapat menggunakan X Session. Karena saya menggunakan CentOS maka edit file /etc/sysconfig/vncservers yang nantinya akan di load oleh vncserver initscript. Berikut isi dari file tersebut
# VNCSERVERS=”2:myusername”
VNCSERVERS=”1:edp0tony 2:edp0tri”
# VNCSERVERARGS[3]=”-geometry 800×600 -nolisten tcp -nohttpd -localhost”
VNCSERVERARGS[1]=”-geometry 800×600 -depth 16″
VNCSERVERARGS[2]=”-geometry 800×600 -depth 16″
Ket: VNCSERVERS=”1:edp0tony = edp0tony akan menggunakan display 1 VNCSERVERARGS[1]=”-geometry 800×600 -depth 16″ = menggunakan resolusi 800 x 600 dengan color depth 16
Karena ini multisession maka tiap2 user akan mempunyai port sendiri bila akan diakses yaitu edp0tony = port 5901 dan edp0tri = port 5902
Konfigurasi User
Apabila vncserver telah disetting maka lakukan konfigurasi pada user dengan memberi password pada user tersebut.
[root@ltsp-server2 ~]# su edp0tony
[edp0tony@ltsp-server2 root]$ vncpasswd
Password:
Verify:
Start the VNC Server
Setelah konfigurasi selesai maka
[root@ltsp-server2 ~]# /etc/init.d/vncserver start
dan buat VNC Server ikut dalam startup komputer
[root@ltsp-server2 ~]# chkconfig vncserver on
setelah vnc server berjalan dengan baik maka akan muncul /home/edp0tony/.vnc yang berisi file log file, pid file and an X startup script. Tapi kita juga dapat mengedit dile xstartup dari tiap- tiap user. Contoh xstatup pada edp0tony
#!/bin/sh
# Uncomment the following two lines for normal desktop:
unset SESSION_MANAGER
exec /etc/X11/xinit/xinitrc
[ -x /etc/vnc/xstartup ] && exec /etc/vnc/xstartup
[ -r $HOME/.Xresources ] && xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
vncconfig -iconic &
xterm -geometry 80×24+10+10 -ls -title “$VNCDESKTOP Desktop” &
gnome-start &
Ket:
xsetroot in this case sets the background color.
vncconfig is a supplementary program that can be used to control the vnc server. Apart from this, when run without arguments it acts as a helper application and its main purpose is to provide support for clipboard transfers between the client (vncviewer) and the vnc server.
xterm starts an xterm terminal.
twm starts the X server’s default window manager. We probably want to change that to a more user friendly window manager, eg fluxbox
Saatnya aksi meremote dilakukan
Untuk mengkases vncserver tersebut yaitu
vncviewer [Server's IP]:[Port]:[Display] Kita akan meremote untuk user edp0tony maka ketikkan pada terminal [root@ltsp-server2 ~]# vncviewer 192.168.0.2:1 lalu akan muncul windows untuk memasukkan password untuk user edp0tony. Apabila benar maka muncul X session dari user tersebut
referensi :
http://www.g-loaded.eu/2005/11/10/configure-vnc-server-in-fedora/

Komunitas OpenSUSE Indonesia perwakilan wilayah Surabaya akan melaksanakan Training Zimbra Mail Server & Colaboration Suite yang akan dilaksanakan pada :
Hari/Tanggal :
Sabtu, 25 Juli 2009
Waktu :
Pk. 09.00-15.00
Tempat :
Laboratorium Komputer Jurusan Sistem Informasi Fakultas Sains dan Teknologi
Kampus C Universitas Airlangga
Jl. Mulyorejo Surabaya
Instruktur :
Masim Sugianto
(Founder opensuse-id)
Biaya :
Rp. 500.000,-/orang
Fasilitas :
1. 1 orang 1 komputer
2. Sertifikat
3. Buku modul panduan
4. DVD openSUSE 10.3
5. CD berisi Zimbra update terakhir.
6. DVD openSUSE 11.1 LiveDVD + Multimedia
7. Makan siang.
Materi Workshop :
1. Pengenalan dan pemahaman email server,
2. Instalasi sistem,
3. Setting DNS,
4. Tweak sistem
5. Instalasi Zimbra.
6. Manajemen Zimbra,
7. Konfigurasi klien
8. Tips maintenance Zimbra
NB : Materi dapat berubah sewaktu-waktu
Bagi yang berminat silakan hubungi :
sdr. Didiet Agus P (YM: pambudiono_os)
No. Telp/HP : 085865085690/031-77683022
Iseng2 j coba mount partisi windows yang ada di temen sebelah karena di komputerku g da card reader untuk membaca compact flash. Jadi aku akal-akalin j. Jadi compact flash aku tancapkan dikomputer lalu disharing j..Beres kan. Tapi bagaimana cara ambilnya? klo dgn mengetikkan smb://ip_tujuan/folder, itu sih biasa tapi yang akan kita lakukan yaitu me-mount partisi windows pada direktori /mnt..
Caranya:
# mkdir -p /mnt/nama_folder
# mount -t cifs //ip_address_tujuan/folder_sharing -o username=safor,password=***** /mnt/cf/
Sedangkan untuk RHEL <=4 or Debian <= 3
# mount -t smbfs -o username=safor,password=***** //ip_address_tujuan/folder_sharing /mnt/cf
Klo ingin selalu di mount saat booting komputer caranya kita edit file /etc/fstab dan tambahkan
//ip_address_tujuan/folder_sharing /mnt/cf smbfs username=safor,password=***** 0 0
NB: cifs : merupakan file type untuk mount partisi windows over network sedangkan untuk versi lama menggunakan smbfs
Lama banget da g pernah nulis di blog.. Kali ini aku akan nulis ttg install n setting Postgre di Fedora 6..Oh ya, sekarang aku da pindah tampat kerja jd linux yang aku pake sekarang ganti lagi yaitu Fedora 6 dan CentOS 5.2…
Sebenarnya yang Fedora 6 adalah kompie yang setiap hari yang aku pake n buat percobaan sebelum implementasi ke Server CenOS 5.2…Postgre 8.1 ini aku install rencanannya untuk database dari Adempiere(smg j selalu adem krn msh blm terlalu tau ERP, mkny pingin coba2 dl).
Untuk tutorial kali ini aku yang kita butuhkan adalah
Postgre (postgresql-libs-8.1.4-1.1,postgresql-docs-8.1.4-1.1,postgresql-contrib-8.1.4-1.1,postgresql-server-8.1.4-1.1,
postgresql-odbc-08.01.0200-3.1,postgresql-devel-8.1.4-1.1,postgresql-8.1.4-1.1) , wxWidgets, dan PgAdmin III(Singkat cerita, PgAdmin wlpn memiliki versi web spt PHPMyAdmin tp pada situs resminya www.pgadmin.org mereka memutuskan mendevelop software tersebut dengan menggunakan microsoft C++ setelah melalui perdebatan yang panjang krn baca dari startup yang keluar saat buka PgAdmin..n use wxWidgets cross platform framework)
Install postgresql
-
#yum –y install postgresql-server
-
#service postgresql initdb
Perintah ini akan melakukan inisialisasi database postgre, jika tidak dilakukan maka postgreSQL server tidak akan dapat dijalankan
-
#service postgresql start
Jika anda ingin agar service postgreSQL berjalan otomatis ketika boot, cukup ketikkan perintah berikut #chkconfig postgressql on
- Jika anda ingin mengakses postgreSQL dari PgAdmin melalui komputer lain maka lakukan hal berikut
- Edit file /var/lib/pgsql/data/postgreSQL.conf
-
Uncomment baris berikut:
#listen_addresses = ‘localhost’ dan #port = 5432
-
Ubah nilai localhost pada baris listen_addresses sehingga menjadi
listen_addresses = ‘*’
-
Edit file /var/lib/pgsql/data/pg_hba.conf, tambahkan baris berikut dibawah baris “host all all 127.0.0.1/32 ident sameuser”:
host all all ipaddress.komputer.pgadmin.anda 255.255.255.255 trust
-
Restart service postgreSQL dengan perintah
#service postgresql restart
Instalasi wxWidgets dan Postgre
1. Ekstrak file wxWidgets
$tar -zxvf wxWidgets-2.6.3.tar.gz
$cd wxWidgets/
3. Compile wxWidgets
$./configure –with-gtk –enable-gtk2 –enable-unicode \
–enable-mimetype=no –enable-compat22 –enable–compat24
$make
$make install
$/sbin/ldconfig
$cd contrib/
$make
$make install
NOTE: –enable-compat22 –enable–compat24 dibutuhkan
pgadmin3-1.4.3-1.i686.rpm package. (proses ini membutuhkan waktu yang agak lama jadi sabar j ya)
4. Buat link dari shared library object wxWidgets ke /usr/lib/ .
$cd /usr/lib
$for x in `ls /usr/local/lib/*2.6.so.0`; do ln -s $x; done
5. Install pgadmin3-1.4.3-1.i686.rpm (gunakan –nodeps) dan jalankan pgadmin3, dari menu atau dari terminal dengan mengketikkan $pgadmin3.
Source
Sebenarnya di kantorku ga pake proxy untuk koneksi internet sehingga dengan secara mudah client pake internet kantor secara bebas walaupun cuma sebagian orang, jadi dengan inisiatif sendiri saya buat proxy server di kompie sendiri walaupun cuma 1 NIC(ethernet), lumayan lah buat coba2…Internet yang saya pake menggunakan telkom speedy jadi kedudukan server dan client sejajar di switch..Gn gambarnya
Client —— Switch —— Server
Squid yang saya buat menggunakan yang ada di repo yaitu squid 2.6.18-ubuntu3 dan transparent proxy jadi ada perbedaan dengan squid yang lama untuk penulisan aktifasi squidGuard dan pada squid ini akan menggunakan SARG (Squid Analysis Report Generator) serta webmin.
Keuntungan :
Dengan konsep di atas kita bisa membuat lebih dari satu server proxy (
tentu saja hanya satu yang di gunakan), maksudnya bila sewaktu2 server
proxy down ( dan tentunya butuh cepet untuk memulihkan koneksi
internet, agar user tidak rewel) kita bisa mengaktipkan computer
lain/client yang sudah di setup proxy + transparent, hanya dengan satu
perubahan yaitu mengganti IP server proxy baru dengan IP server proxy
yang lama.
Kelemahan :
Mungkin bila ada user yang sedikit pintar dan dia tahu
password root local atau password administrator client wind XP dan
punya akses untuk merubah gateway, sehingga dia bisa mengalihkan
gateway langsung ke IP modem tanpa melewati proxy.
( diambil dari sini karena secara konsep sama denga proxy yang di buat mas Yamin tapi saya modif sebagian)
Kegunaan squid yang akan dibuat :
1. Proxy yang di buat transparent proxy
2. Apabila ada client yang memakai internet untuk melihat hal2 yang porno atau melihat pemandangan yang baik untuk duniawi tapi untuk akhirat g bagus (tahu kan maksudnya) maka akan di direct ke eramuslim.com
3. Client hanya bisa mendownload file sebesar 2 MB saja, apabila masih bandel maka akan drop secara paksa..
Berikut ini squid.conf saya
http_port 3128 transparent
hierarchy_stoplist cgi-bin ? localhost telkomspeedy.com telkom.net telkom.net.id kambing.ui.edu
acl QUERY urlpath_regex cgi-bin \? localhost telkomspeedy.com telkom.net telkom.net.id kambing.ui.edu
no_cache deny QUERY
cache_mem 8 MB
cache_swap_low 98
cache_swap_high 99
maximum_object_size 64 MB
minimum_object_size 1 KB
ipcache_size 1024
ipcache_low 98
ipcache_high 99
cache_replacement_policy heap LFUDA
memory_replacement_policy heap GDSF
cache_dir ufs /var/spool/squid 2048 16 256
#Konfigurasi SquidGuard
url_rewrite_program /usr/bin/squidGuard -c /etc/squid/squidGuard.conf
url_rewrite_children 10
cache_access_log /var/log/squid/access.log
cache_log /var/log/squid/cache.log
log_fqdn off
log_icp_queries off
cache_store_log none
emulate_httpd_log on
pid_filename /var/run/squid.pid
reload_into_ims on
pipeline_prefetch on
vary_ignore_expire on
refresh_pattern ^ftp: 10080 95% 241920 reload-into-ims override-lastmod
refresh_pattern . 180 95% 120960 reload-into-ims override-lastmod
memory_pools off
icp_hit_stale on
query_icmp on
quick_abort_min 0
quick_abort_max 0
quick_abort_pct 98
negative_ttl 1 minute
half_closed_clients off
read_timeout 5 minute
request_timeout 1 minute
client_lifetime 360 minute
shutdown_lifetime 2 second
##Membatasi Akses Download & Internet dari jam 8:00 sampai jam 16:00
acl tdkbebasdownload time 08:00-16:00
##Memblock Domain terlarang
acl alamat dstdomain “/etc/squid/alamat.txt”
##Memblock Kata – kata terlarang
acl kata url_regex -i “/etc/squid/kata.txt”
acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0
acl manager proto cache_object
acl localhost src 127.0.0.1/255.255.255.255
acl kantor src 192.168.0.0/24
acl to_localhost dst 127.0.0.0/8
acl PURGE method PURGE
acl SSL_ports port 443 563
acl Safe_ports port 80 # http
acl Safe_ports port 21 # ftp
acl Safe_ports port 443 563 # https, snews
acl Safe_ports port 70 # gopher
acl Safe_ports port 210 # wais
acl Safe_ports port 1025-65535 # unregistered ports
acl Safe_ports port 280 # http-mgmt
acl Safe_ports port 488 # gss-http
acl CONNECT method CONNECT
http_access allow manager all
http_access allow PURGE localhost
http_access allow localhost
##Membatasi Akses Internet
http_access allow kantor tdkbebasdownload
#http_access deny manager
http_access deny PURGE
http_access deny kata
http_access deny !Safe_ports
http_access deny CONNECT !SSL_ports
http_access deny alamat
http_access deny all
http_reply_access allow all
##Delay pools
acl download url_regex -i ftp \.exe \.mp3 \.mp4 \.tar.gz \.gz \.tar.bz2 \.rpm \.zip \.rar
acl download url_regex -i \.avi \.mpg \.mpeg \.rm \.iso \.wav \.mov \.dat \.mpe \.mid
acl download url_regex -i \.midi \.rmi \.wma \.wmv \.ogg \.ogm \.m1v \.mp2 \.mpa \.wax-
acl download url_regex -i \.m3u \.asx \.wpl \.wmx \.dvr-ms \.snd \.au \.aif \.asf \.m2v
acl download url_regex -i \.m2p \.ts \.tp \.trp \.div \.divx \.mod \.vob \.aob \.dts
acl download url_regex -i \.ac3 \.cda \.vro \.deb
#cuma batesi download dengan besar file 2 MB kalo masih bandel download maka g akan bisa
reply_body_max_size 2048000 allow download tdkbebasdownload
icp_access allow kantor
icp_access deny all
#miss_access allow all
cache_mgr email_anda
cache_effective_user proxy
cache_effective_group proxy
visible_hostname nama_domain_anda
#httpd_accel_host virtual
#httpd_accel_port 80
#httpd_accel_with_proxy on
#httpd_accel_uses_host_header on
logfile_rotate 1
forwarded_for off
buffered_logs on
client_db off
strip_query_terms off
coredump_dir /var/spool/squid
Lalu buat file alamat.txt dan kata.txt di /etc/squid/
isi file alamat.txt
www.17tahun.com
www.playboy.com
www.nude.com
www.hardcore.com
www.anakayam.us
www.duniasex.com
67.222.10.116
Isi file kata.txt
adult
sex
xxx
sex
lesbian
lolita
homo
17tahun
porn
porno
bugil
SQUIDGUARD
File konfigurasi squidguard.conf
time workhours {
weekly mtwhf 08:00 – 16:30
date *-*-01 08:00 – 16:30
}
src admin {
ip 192.168.0.65
user root foo bar
within workhours
}
src bar-clients {
ip 192.168.0.0/24
}
dest porn {
domainlist porn/domains
urllist porn/urls
expressionlist porn/expressions
}
acl {
admin {
pass any
}
default {
pass !porn all
redirect http://www.eramuslim.com
}
}
Keterangan:
Pada baris berikut kita membuat file yang berisi alamat domain , url dan ekspresi yang tidak boleh diakses di /var/lib/squidguard/db/porn atau untuk lebih mudahnya kita bisa mendownload file yang berisikan daftar2 domain yang sudah ter-blacklist di http://squidguard.mesd.k12.or.us/blacklists.tgz
dest porn {
domainlist porn/domains
urllist porn/urls
expressionlist porn/expressions
}
NB: untuk instalasi squidguard jangan lupa untuk melihat log messagenya karena apabila squid yang kita buat tidak berjalan dengan baik maka log message lah yang sangat membantu. File tersebut berada di /var/log/squid/ (untuk squidnya) sedangkan untuk squidguardnya di /var/log/squid/squidguard.log
Setelah semua selesai maka kita direct port squid server dengan iptables, caranya
echo 1 > /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
iptables -t nat -A POSTROUTING -j MASQUERADE
iptables -t nat -A PREROUTING -s 192.168.0.0/24 -p tcp –dport 80 -j REDIRECT –to-port 3128
Karena kita menggunakan ubuntu n supaya iptables tersebut aktif secara otomatis saat kompie direstart maka taruh konfigurasi iptables tersebut di /etc/rc.local
Saatnya kompie client di coba..

Gambar yang di direct ke eramuslim.com saat membuka playboy.com
Pasti anda telah mengetahui ssh? software untuk meremote komputer yang biasanya di pakai UNIX atau keluarga Linux. Begini ceritanya,sebenarnya di tempat kerjaku ada komputer server yang menggunakan windows 2000 server lalu bagimana aku harus mengaktifkan port 22 di windows n nantinya berguna untuk transfer file jg. Aku kira sih di windows ga akan bisa, ternyata setelah melihat link ini (versi indonesia) n ini (versi inggris) ternyata bisa loh…
Untuk Sisi Server
Untuk membuat ssh server di windows kita download dulu ssh untuk windows disini. Setelah di download lalu lakukan intalasi di komputer windows…Biasanya hasil instalasi akan terinstal pada C:\Program Files\OpenSSH. Seperti halnya di mesin Unix/Linux maka diperlukan identifikasi group dan user pada windows anda. Group yang dibuat akan menjadi group user yang akan didaftarkan ke SSHD di windows..Untuk membuatnya buka command prompt di windows lalu masuk ke direktori hasil instalasi..
C:\Program Files\OpenSSH\bin kemudian jalankan perintah berikut :
C:\Program Files\OpenSSH\bin> mkgroup -l >> ..\etc\group ( untuk grup lokal )
C:\Program Files\OpenSSH\bin> mkgroup -d >> ..\etc\group ( untuk group pada domain )
Sebaiknya gunakan saja group lokal, lalu buatlah nama user yang sudah terdaftar pada windows. Apabila anda menggunakan nama asal maka anda tidak dapat masuk ke sistem windows. Perintah yang digunakan adalah sebagai berikut :
C:\Program Files\OpenSSH\bin> mkpasswd -l [-u <username>] >> ..\etc\passwd (menambahkan username ke passwd untuk user lokal )
C:\Program Files\OpenSSH\bin> mkpasswd -d [-u <username>] >> ..\etc\passwd (menambahkan username ke passwd untuk user lokal )
Seperti halnya pembuatan grup, gunakan saja yang untuk username lokal.
Setelah itu jalankan servis SSHD. Servis SSHD bisa dijalankan melalui Start > Control Panel > Administrative Tools > Service > jalankan servis OpenSSH for Windows..Server SSH sudah jadi, sekarang kita lakukan uji coba.
Uji Coba
Setelah SSH server dikomputer windows telah selesai dibuat, maka kita bisa secara langsung melakukan remote dari komputer linux kita atau menggunakan scp untuk tranfer file. Bagi yang menyukai yang berbasi GUI maka bisa menggunakan Filezilla (knp pake Filezilla kok ga gFTP?krn saat menggunakan gFTP sangat lama untuk login ke komputer windows jadi lebih baik gunakan saja Filezilla).
Client linux
Kita buka terminal, lalu lakukan remote seperti biasanya. Saat login kita akan masuk ke Documents and Settings\ (User account)..
root@e-computer:~# ssh administrator@192.168.0.2
****USAGE WARNING****
This is a private computer system. This computer system, including all
related equipment, networks, and network devices (specifically including
Internet access) are provided only for authorized use. This computer system
may be monitored for all lawful purposes, including to ensure that its use
is authorized, for management of the system, to facilitate protection against
unauthorized access, and to verify security procedures, survivability, and
operational security. Monitoring includes active attacks by authorized entities
to test or verify the security of this system. During monitoring, information
may be examined, recorded, copied and used for authorized purposes. All
information, including personal information, placed or sent over this system
may be monitored.
Use of this computer system, authorized or unauthorized, constitutes consent
to monitoring of this system. Unauthorized use may subject you to criminal
prosecution. Evidence of unauthorized use collected during monitoring may be
used for administrative, criminal, or other adverse action. Use of this system
constitutes consent to monitoring for these purposes.
administrator@192.168.0.2’s password:
Last login: Tue Nov 11 09:04:20 2008 from 192.168.0.128
Microsoft Windows 2000 [Version 5.00.2195]
(C) Copyright 1985-2000 Microsoft Corp.
C:\Documents and Settings\Administrator>
Berarti kita sudah masuk ke server windows n menggunakan tampilan seperti command prompt di windows (sebenarnya bukan command prompt yang biasa kita pakai di windows tapi merupakan switch.exe yang ditulis oleh Mark Bradshaw untuk keterangan lebih lanjut klik saja ini). Sedangkan untuk fungsi transfer file kita bisa menggunakan scp dari client linux kita…
root@e-computer:~# scp file.txt administrator@192.168.0.2:
****USAGE WARNING****
This is a private computer system. This computer system, including all
related equipment, networks, and network devices (specifically including
Internet access) are provided only for authorized use. This computer system
may be monitored for all lawful purposes, including to ensure that its use
is authorized, for management of the system, to facilitate protection against
unauthorized access, and to verify security procedures, survivability, and
operational security. Monitoring includes active attacks by authorized entities
to test or verify the security of this system. During monitoring, information
may be examined, recorded, copied and used for authorized purposes. All
information, including personal information, placed or sent over this system
may be monitored.
Use of this computer system, authorized or unauthorized, constitutes consent
to monitoring of this system. Unauthorized use may subject you to criminal
prosecution. Evidence of unauthorized use collected during monitoring may be
used for administrative, criminal, or other adverse action. Use of this system
constitutes consent to monitoring for these purposes.
administrator@192.168.0.2’s password:
file.txt 100% 84KB 84.0KB/s 00:00
root@e-computer:~#
Apabila ingin transfer file ke drive D,caranya
root@e-computer:~# scp file.txt administrator@192.168.0.2:D:
Untuk padanan terminal di linux kita bisa menggunakan Putty untuk windows. Sedangkan untuk versi GUI kita dapat menggunakan Filezilla (bisa digunakan di windows ato linux).
Berikut screenshotnya
Siapa yang tidak mengenal Napoleon Bonaparte, seorang Jendral dan Kaisar Prancis yang tenar kelahiran Ajaccio, Corsica 1769. Namanya terdapat dalam urutan ke-34 dari Seratus Tokoh yang paling berpengaruh dalam sejarah yang ditulis oleh Michael H. Hart.
Sebagai seorang yang berkuasa dan berdaulat penuh terhadap negara Prancis sejak Agustus 1793, seharusnya ia merasa puas dengan segala apa yang telah diperolehnya itu.
Tapi rupanya kemegahan dunia belum bisa memuaskan batinnya, agama yang dianutnya waktu itu ternyata tidak bisa membuat Napoleon Bonaparte merasa tenang dan damai.
Akhirnya pada tanggal 02 Juli 1798, 23 tahun sebelum kematiannya ditahun 1821, Napoleon Bonaparte menyatakan ke-Islamannya dihadapan dunia Internasional.
Apa yang membuat Napoleon ini lebih memilih Islam daripada agama lamanya, Kristen ?
Berikut penuturannya sendiri yang pernah dimuat dimajalah Genuine Islam, edisi Oktober 1936 terbitan Singapura.
“I read the Bible; Moses was an able man, the Jews are villains, cowardly and cruel. Is there anything more horrible than the story of Lot and his daughters ?”
“The science which proves to us that the earth is not the centre of the celestial movements has struck a great blow at religion. Joshua stops the sun ! One shall see the stars falling into the sea… I say that of all the suns and planets,…”
“Saya membaca Bible; Musa adalah orang yang cakap, sedang orang Yahudi adalah bangsat, pengecut dan jahat. Adakah sesuatu yang lebih dahsyat daripada kisah Lut beserta kedua puterinya ?” (Lihat Kejadian 19:30-38)
“Sains telah menunjukkan bukti kepada kita, bahwa bumi bukanlah pusat tata surya, dan ini merupakan pukulan hebat terhadap agama Kristen. Yosua menghentikan matahari (Yosua 10: 12-13). Orang akan melihat bintang-bintang berjatuhan kedalam laut…. saya katakan, semua matahari dan planet-planet ….”
Selanjutnya Napoleon Bonaparte berkata :
“Religions are always based on miracles, on such things than nobody listens to like Trinity. Yesus called himself the son of God and he was a descendant of David. I prefer the religion of Muhammad. It has less ridiculous things than ours; the turks also call us idolaters.”
“Agama-agama itu selalu didasarkan pada hal-hal yang ajaib, seperti halnya Trinitas yang sulit dipahami. Yesus memanggil dirinya sebagai anak Tuhan, padahal ia keturunan Daud. Saya lebih meyakini agama yang dibawa oleh Muhammad. Islam terhindar jauh dari kelucuan-kelucuan ritual seperti yang terdapat didalam agama kita (Kristen); Bangsa Turki juga menyebut kita sebagai orang-orang penyembah berhala dan dewa.”
Selanjutnya :
“Surely, I have told you on different occations and I have intimated to you by various discourses that I am a Unitarian Musselman and I glorify the prophet Muhammad and that I love the Musselmans.”
“Dengan penuh kepastian saya telah mengatakan kepada anda semua pada kesempatan yang berbeda, dan saya harus memperjelas lagi kepada anda disetiap ceramah, bahwa saya adalah seorang Muslim, dan saya memuliakan nabi Muhammad serta mencintai orang-orang Islam.”
Akhirnya ia berkata :
“In the name of God the Merciful, the Compassionate. There is no god but God, He has no son and He reigns without a partner.”
“Dengan nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Tiada Tuhan selain Allah. Ia tidak beranak dan Ia mengatur segala makhlukNya tanpa pendamping.”
Napoleon Bonaparte mengagumi AlQuran setelah membandingkan dengan kitab sucinya, Alkitab (Injil). Akhirnya ia menemukan keunggulan-keunggulan Al-Quran daripada Alkitab (Injil), juga semua cerita yang melatar belakanginya.
Referensi :
1. Memoirs of Napoleon Bonaparte by Louis Antoine Fauvelet de Bourrienne edited by R.W. Phipps. Vol. 1 (New York: Charles Scribner’s Sons, 1889) p. 168-169.
http://chnm.gmu.edu/revolution/d/612/
2. ‘Napoleon And Islam’ by C. Cherfils. ISBN: 967-61-0898-7
http://www.shef.ac.uk/~ics/whatis/articles/napoleon.htm
3. Satanic Voices – Ancient and Modern by David M. Pidcock, (1992 ISBN: 1-81012-03-1), it states on page 61, that the then official French Newspaper, Le Moniteur, carried the accounts of his conversion to Islam, in 1798 C.E
BAgi pengguna awam mungkin menggunakan OpenSuse untuk webserver akan kesulitan karena memiliki konfigurasi yang berbeda dari distro lainnya karena ada pemisahan untuk konfigurasi virtual host dan webserver sendiri (http.conf). Mungkin tutorial in sedikit membantu bagi para user yang ingin menggunakan OpenSuse sebagai webserver. Pada tutorial ini menggunakan YAST jadi konfigurasi webserver akan semakin gampang.
Ni Linknya karena banyak gambarnya…Lagi sulit BW nih
http://www.4shared.com/file/73451762/3c01ebdd/VirtualHost.html
Menambahkan Font Windows di OpenSuse 11
Bagi temen- temen yang pake OpenSuse yang Live CD untuk diinstall pada hard disk pasti akan merasakan font yang terinstall jumlahnya sangat sedikit. Bagi yang suka dengan Word pasti akan menggunakan font Times New Roman sedangkan font tersebut tidak ada. Untuk masalah ini jangan khawatir karena kita tetap dapat menggunakan font tersebut.
-
Font yang Windows kita kopikan ke OpenSuse kita. Letak font di Windows terletak di C:/Windows/Font lalu kita kopikan (hanya yang berekstensi .ttf) ke OpenSuse di direktori /usr/share/font/truetype.
-
Lalu pada terminal kita ketikkan fc-cache -fv (berguna untuk meng-cache informasi font) dengan mode root.
-
Setelah selesai maka sekarang kita bisa menggunakan font yang kita inginkan di Office kita..
Searching menggunakan find pengganti locate di OpenSuse 11
Pada OpenSuse fungsi pencarian di terminal menggunakan locate tidak pernah ada. Bagi pengguna baru maka akan kesulitan selain locate, fungsi pencarian apa lagi ya!!. Ternyata kita bisa menggunakan find. Penggunaannya yaitu ketikkan di terminal find lokasi_pencarian -name nama_file
ns:~ # find /etc/ -name vsftpd.conf
/etc/vsftpd.conf
Teknik konpresi menggunakan zip
Selain tampilan yang bagus pada OpenSuse 11 yang menggunakan KDE 4.0 (masih belum update) ternyata masih ada kekurangan, tidak seperti KDE 3.5 salah satunya yaitu kompresi zip. Biasanya kita bisa mengkompresi hanya dengan klik kanan untuk mengkompresnya tapi pada KDE 4 ternya kita tidak bisa, jadi pemecahannya kita harus mengkompresi pada terminal. Caranya zip nama_file.zip file_yang_dikompresi
ns:/opt # zip -r Kompresi.zip postfix-auto/
adding: postfix-auto/ (stored 0%)
adding: postfix-auto/gpl.txt (deflated 62%)
adding: postfix-auto/konfigurasi.sh (deflated 58%)
adding: postfix-auto/readme (deflated 61%)
adding: postfix-auto/master.cf (deflated 71%)
adding: postfix-auto/imap (deflated 78%)
adding: postfix-auto/menu.sh (deflated 60%)
adding: postfix-auto/aliases (deflated 57%)
adding: postfix-auto/main.cf (deflated 67%)
adding: postfix-auto/readme~ (deflated 61%)
Menggunakan rar dan unrar pada OpenSuse 11.
Software kompresi menggunakan rar(kompresi) dan unrar(ekstraksi) merupakan software berlisensi shareware. Walaupun dengan lisensi tersebut ternyata tidak menutup kemungkina bahwa masih banyak file yang terkompresi menggunakan rar. Jadi nau tidak mau kita masih menggunakannya. Untuk menggunakannya adalah sebagai berikut
untuk rar syntaksnya rar a nama_file.rar file_yang_dikompresi
ns:/opt # rar a Kompresi.rar postfix-auto/*
RAR 3.71 Copyright (c) 1993-2007 Alexander Roshal 20 Sep 2007
Shareware version Type RAR -? for help
Evaluation copy. Please register.
Creating archive Kompresi.rar
Adding postfix-auto/gpl.txt OK
Adding postfix-auto/konfigurasi.sh OK
Adding postfix-auto/readme OK
Adding postfix-auto/master.cf OK
Adding postfix-auto/imap OK
Adding postfix-auto/menu.sh OK
Adding postfix-auto/aliases OK
Adding postfix-auto/main.cf OK
Adding postfix-auto/readme~ OK
Done
Sedangkan untuk unrar syntaksnya unrar e nam_file.rar direktory_tujuan
ns:/opt # unrar e Kompresi.rar /opt/*
UNRAR 3.71 beta 1 freeware Copyright (c) 1993-2007 Alexander Roshal
Extracting from Kompresi.rar
Extracting /opt/gpl.txt OK
Extracting /opt/konfigurasi.sh OK
Extracting /opt/readme OK
Extracting /opt/master.cf OK
Extracting /opt/imap OK
Extracting /opt/menu.sh OK
Extracting /opt/aliases OK
Extracting /opt/main.cf OK
Extracting /opt/readme~ OK
All OK
Mungkin ini merupakan yang saya dapat tambahkan, mungkin bagi temen2 yang mempunyai permasalahan dengan OpenSuse 11 dengan KDE 4 dan mempunyai pemecahannya silahkan untuk menambahkannya…..Terima Kasih













